https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Korporasi

PTPN IV Regional III Bantu Satgas Tanggulangi Karhutla di Riau, Bambang: Karhutla Membutuhkan Penanganan Bersama

PTPN IV Regional III Bantu Satgas Tanggulangi Karhutla di Riau, Bambang: Karhutla Membutuhkan Penanganan Bersama

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso. Foto: wartasuluh.com

Pekanbaru, myelaeis.com  - PTPN IV Regional III mengerahkan personel regu pemadam kebakaran beserta peralatan pemadam kebakaran guna memperkuat upaya satuan tugas (Satgas) dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.

Dukungan tersebut disebar ke tiga kabupaten, yakni Siak, Kampar, dan Indragiri Hulu. Para personel perusahaan bersama unsur Satgas berjibaku memadamkan api di sejumlah lokasi, terutama pada areal gambut yang membutuhkan penanganan ekstra untuk memastikan api tidak kembali muncul.

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso mengatakan, keterlibatan perusahaan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengendalikan karhutla.

"Karhutla membutuhkan penanganan bersama. Kami mengerahkan personel dan peralatan yang kami miliki untuk membantu Satgas di lapangan, terutama di lokasi yang membutuhkan dukungan tambahan," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Senin (7/9)

Para personel RPK PTPN IV Regional III tersebut turut dilengkapi dengan ragam jenis peralatan, mulai dari mesin air berkekuatan 25 horse power, nozle, hingga mobil patroli. Keberadaan alat tersebut kian memperkuat tugas Satgas yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan tim pendukung lainnya itu dalam menangani Karhutla secara masif. 

Di Kabupaten Siak, personel pemadam kebakaran PTPN IV Regional III bergabung dengan tim Satgas untuk memadamkan kebakaran gambut dengan luasan sekitar 40 hektare di Kecamatan Dayun.

Operasi pemadaman berlangsung pada Sabtu akhir pekan lalu. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan upaya pendinginan guna memastikan bara api yang berada di dalam lapisan gambut benar-benar padam dan tidak kembali memicu kebakaran.

Medan yang sulit tidak menghalangi upaya tersebut. Untuk mencapai lokasi kebakaran, tim Satgas bersama personel PTPN IV Regional III harus menyeberangi sungai menggunakan kapal kayu bermesin sebelum mencapai titik api.

Sementara itu, dukungan serupa dilakukan di Kabupaten Indragiri Hulu. Operasi pemadaman berlangsung di areal berbukit dengan luas mencapai 4 Ha, tepatnya di Sungai Golang, Kecamatan Kelayang.

Di lokasi tersebut, personel dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan RPK  PTPN IV Regional III bekerja bersama melakukan pemadaman terhadap titik api yang terdeteksi di areal terbakar. Kondisi lapangan yang berada di kawasan dengan kontur perbukitan membuat petugas harus bekerja ekstra. Beruntung, pemadaman berlangsung dengan baik dan titik api berhasil dikendalikan setelah beberapa jam pemadaman. 

Selanjutnya, di Kabupaten Kampar, tim Damkar PTPN IV Regional III juga kembali diterjunkan untuk membantu penanganan karhutla di Desa Hang Tuah, Kecamatan Perhentian Raja. Sebelumnya, personel perusahaan telah terlibat dalam operasi pemadaman kebakaran di Desa Sungai Putih, Kecamatan Tapung, Kampar. 

Bambang menegaskan, perusahaan akan dan terus mendukung langkah-langkah penanggulangan karhutla bersama Satgas dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya mengatasi Karhutla yang kini berdampak pada kabut asap dan terhentinya aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah Pekanbaru. 

"Kami akan terus berkoordinasi dan memberikan dukungan sesuai kemampuan yang kami miliki. Prinsipnya, ketika ada kebakaran yang membutuhkan dukungan, kami siap membantu bersama-sama di lapangan," ujarnya.

Hingga saat ini, PTPN IV Regional III turut terus menggencarkan patroli dengan melibatkan 660 personel regu pemadam kebakaran (RPK) yang tersebar di berbagai unit operasional perusahaan.  Selain memantau areal perusahaan, personel juga melakukan penyisiran hingga kawasan penyangga atau buffer zone guna mendeteksi potensi kebakaran sedini mungkin.

Pemantauan juga diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital. PTPN IV Regional III menggunakan aplikasi Artificial Intelligence Fire Monitoring Integrated Ground Checking Nusantara (Arfina), yang dikembangkan oleh insan planters untuk memantau potensi titik api secara real time.

Melalui aplikasi tersebut, pemantauan dapat dilakukan hingga kawasan buffer zone dengan radius lima kilometer dari areal perusahaan. Informasi mengenai potensi titik api kemudian menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Selain itu, PTPN IV Regional III turut menyiagakan berbagai peralatan, mulai dari mesin pompa bertekanan tinggi, selang dan nozzle, GPS, hingga drone untuk membantu pemantauan kondisi areal dari udara.

Puluhan embung yang berfungsi sebagai reservoir atau sumber cadangan air juga disiagakan untuk mendukung upaya penanggulangan. 

PTPN IV Regional III hingga saat ini tercatat sebagai salah satu perusahaan perkebunan yang arealnya bebas dari Karhutla sejak berdiri pada 1996. Keberhasilan tersebut terus dipertahankan melalui pengawasan dan pencegahan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.***
 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS