https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Ragam

Sedang Dilatih, Sultra Siapkan PMI Dikirim ke Perkebunan Sawit di Malaysia

Sedang Dilatih, Sultra Siapkan PMI Dikirim  ke Perkebunan Sawit di Malaysia

Pembekalan calon tenaga migran Malaysia. Foto: Ist

Kendari, myelaeis.com - Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) siap mendukung program pemerintah yakni penempatan 200 ribu Tenaga Kerja Migran Indonesia (TKMI) ke perkebunan kelapa sawit Malaysia. 

Saat ini, para peserta angkatan pertama di Sultra tengah mengikuti pembekalan keterampilan sebelum diberangkatkan untuk bekerja di Negeri Jiran tersebut.

Ketua Aspek-Pir Sulawesi Tenggara, Achmad AS mengatakan mayoritas peserta yang mengikuti program tersebut adalah para generasi muda atau Gen Z. 

Ia berharap peserta nantinya tidak hanya memperoleh pengalaman kerja dan penghasilan selama di Malaysia, tetapi juga mampu menjadi lebih mandiri ketika kembali ke Indonesia.

“Pesertanya didominasi Gen Z. Harapannya setelah kembali ke Indonesia mereka bisa mandiri dan memanfaatkan pengalaman serta keterampilan yang diperoleh selama bekerja di perkebunan sawit,” ujar Achmad AS kepada elaeis.co, Senin (7/9)

Diinformasikannya, program ini diikuti seluruh provinsi yang ada. Namun kemungkinan jumlahnya yang bervariasi di setiap provinsi. Program tersebut diinisiasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. 

Dimana para peserta mendapatkan bimbingan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) provinsi. Sementara peserta baru akan dipersilahkan menuju Malaysia jika telah  memenuhi persyaratan dan lolos seleksi.

"Disana tentu para pekerja akan memperoleh gaji serta fasilitas kerja sesuai ketentuan yang berlaku di negara penempatan," paparnya.

Achmad berharap program penempatan tenaga kerja migran ini dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda, khususnya di sektor perkebunan sawit yang masih membutuhkan banyak tenaga kerja terampil.***

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS