https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Ragam

Belum Maksimal, tapi PSR di Kalbar Sudah Beri Dampak Positif bagi Perekonomian Rakyat

Belum Maksimal, tapi PSR di Kalbar Sudah Beri Dampak Positif bagi Perekonomian Rakyat

Ilustrasi peremajaan sawit. Foto: Ist

Pontianak, myelaeis.com - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kalimantan Barat (Kalbar) terus berjalan. Namun program yang digawangi oleh Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) itu dinilai belum berjalan maksimal.

Berdasarkan catatan, satu dekade ini BPDP telah menggelontorkan anggaran sebanyak Rp824,1 miliar untuk program peremajaan itu di Kalbar. Dimana luas lahan yang telah diremajakan mencapai 25.738,5 hektare. Sedangkan petani penerima ada sebanyak 11.412 petani.

Meski belum maksimal, program ini dinilai telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. 

"Untuk program PSR, kita melihat belum terserap semua. Deri statistik Disbunnak Kalbar ada seluas 41.459 hektar kebun kelapa sawit tua," ujar Ketua Apkasindo Kalbar, Indra Rustandi saat berbincang dengan elaeis.co, Senin (24/8).

Data itu lanjutnya, tampak lantaran kebun tersebut adalah bekas plasma. Artinya, masih banyak kebun milik masyarakat yang bisa jadi belum tercatat, terutama kebun milik petani swadaya. Belum lagi kebun dengan produksi rendah lantaran kesalahan dalam pemilihan bibit sebelumnya.

"Untuk memaksimalkan program PSR ini, harus ada sosialisasi dan koordinasi yang berkesinambungan oleh pihak terkait. Mulai dari kedinasan, kelompok tani, koperasi, asosiasi hingga perusahaan kelapa sawit," terangnya.

Indra mengaku bahwa pihaknya juga siap mendukung percepatan PSR tersebut. "Sebagai organisasi sawit rakyat, kita pasti siap untuk diajak sosialisasi di manapun Krn memang ini bukan kerjaan mudah dan tidak bisa hanya satu pihak saja. Sekali lagi koordinasi dan komunikasi harus terjalin dan terjaga supaya program psr di Kalbar bisa terealisasi kedepannya," sambungnya.***

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS