Petani sawit di Sumsel. Foto: bpdp.or.id
Palembang, myelaeis.com - Sejumlah Pabrik Kelapa Sawit milik petani mulai bermunculan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Belum lama ini Koperasi Unit Desa (KUD) Sejahtera meresmikan PKS-nya di Desa Sungai Apit, Kecamatan Babat Toman.
PKS tersebut bernama Putra Utama Sawit Sungai Angit (PUSSA). Dimana hadir dengan kapasitas 60 ton/jam.
Pengamat Sawit Sumatera Selatan, H. Rudi Arpian mengaku sangat apresiasi dengan hadirnya PKS petani tersebut. Menurutnya PKS yang langsung dimiliki petani adalah kunci kelapa sawit berkelanjutan menuju indonesia emas 2045 mendatang.
"PKS milik petani ini sangat penting. Sebab ini bukti bahwa petani tidak hanya selaku produsen TBS kelapa sawit saja, tapi juga mampu mengolahnya hingga menghasilkan produk turunan dari kelapa sawit yang bernilai tinggi," ujarnya kepada elaeis.co, Jumat (14/8).
Dikatakannya, mampu mendirikan PKS maka petani sudah naik kelas dan mempunyai menambah penghasilannya. Selama ini petani cuma jual TBS. Bahkan harga ditentukan pabrik. Dengan punya PKS sendiri, maka hasil kebun dapat diolah secara mandiri dan mampu menghasilkan CPO.
"Jadi harga sawit dari kebun petani lebih terjamin, stabil. Kemudian koperasi justru dapat menjual CPO yang hasilnya kembali berputar di anggota koperasi. Ini yang namanya "ekonomi kerakyatan" yang jadi pondasi Indonesia Emas 2045," bebernya.
Kemudian, jika PKS-nya milik petani, maka petani wajib jaga kebunnya agar lolos audit. Artinya SDM yang ada akan memiliki wawasan yang lebih profesional. Artinya petani lebih memiliki tanggung jawab dalam menjaga kebun untuk terus berlangsungnya operasional PKS miliknya sendiri.
Hadirnya PKS petani juga memutus rantai pasok yang panjang dan justru lebih merugikan. Petani tidak lagi menjual hasil kebun ke tengkulak dengan harga yang ditekan. Bahkan terkadang penimbangan juga tidak sehat.
"Spesial lagi, petani justru menghadirkan lapangan kerja baru. Satu PKS bisa serap 200-500 tenaga kerja. Anak desa di sekitar PKS gak perlu merantau. Ini langsung mendukung target SDM Unggul di 2045," pungkasnya.
Kata Rudi, masih ada beberapa PKS milik petani yang akan diresmikan di Sumsel dalam waktu dekat ini. Dan PKS yang ada Seperti PKS Air Sikumbang dan PKS yang ada di wilayah Oki.***






