Ketua Apkasindo Sijunjung, Bagus Budi Antoro. Foto: Dok Elaeis
Sijunjung, myelaeis.com - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sijunjung meminta pemerintah menindak tegas perusahaan kelapa sawit PT SKA. Pasalnya petani menilai perusahaan tersebut mengangkangi sejumlah regulasi yang ada.
Perusahaan tersebut kini juga tengah menjadi sorotan lantaran penampungan limbah diduga jebol hingga mencemari sungai dan lingkungan sekitar operasional PKS-nya.
Akibatnya, sungai Batang Kering menjadi keruh bahkan menghitam lantaran tercemar air limbah tadi. Sementara ikan yang ada di lubuk larangan yang juga masih satu aliran denga sungai tersebut tampak mati keracunan.
Ketua Apkasindo Sijunjung, Bagus Budi Antoro mengatakan pemerintah mulai dari pihak kepolisian hingga dinas terkait sudah seharusnya turun menindak perusahaan itu.
Karena selain merugikan lingkungan, sejak berdiri juga tidak menjalin kerja sama yang bagus terhadap masyarakat sekitar.
"Pertama kita menduga perusahaan tersebut belum memiliki perizinan yang lengkap. Namun sudah satu tahun ini beroperasi," jelasnya kepada elaeis.co, Senin (23/2).
Disamping itu, Bagus juga mencatat bahwa PT SKA belum memiliki jalan produksi sendiri. Akhirnya mengganggu aktivitas masyarakat lantaran masih menggunakan jalan umum.
Selanjutnya perusahaan juga belum terdaftar dan tidak pernah mengirim invoice penjualan ke tim penetapan harga provinsi Sumbar. Sehingga melanggar permentan nomor 13 tahun 2024
"Yang sedang hangat saat ini yakni tanggul kolam limbah jebol. Tentu berdampak bukan hanya lingkungan tapi juga mengancam kesehatan masyarakat. Untuk itu kepada seluruh pemangku kepentingan segera kerja cerdas, kerja cepat, mencari jalan keluar karena masyarakat sangat di rugikan," tegasnya.***






