https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Petani

Dibagi 2 Tahap, Tahun Ini PSR di Riau Ditargetkan 11.600 Hektar

Dibagi 2 Tahap, Tahun Ini PSR di Riau Ditargetkan 11.600 Hektar

Ilustrasi peremajaan sawit. Foto: sekedau.suarakalbar.co.id

Pekanbaru, myelaeis.com - Program Peremajaan Sawit Rayat (PSR) terus ditargetkan pemerintah untuk mendukung perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Sepanjang tahun 2026, Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) menargetkan PSR hingga 50.000 hektar kebun kelapa sawit.

Bukan hanya BPDP, setiap provinsi jiga ditargetkan untuk program peremajaan tersebut. Seperti provinsi Riau yang ditargetkan sebesar 11.600 hektar.

Target ini kata Plt Kadisbun Riau, Supriadi lebih besar dibandingkan tahun 2025 yang hanya 10.800 hektar. Namun dalam realisasinya berbeda yakni dilakukan dengan dua tahap.

"Tahun ini kita dibagi dua tahap. Tahap pertama target yang harus dicapai sebesar 5.000 hektar. Jika target ini tidak tercapai maka tahap kedua tidak akan dikucurkan," ujarnya, Senin (9/2)

Untuk itu, Supriadi saat ini tengah fokus untuk realisasi PSR tahap pertama. Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada petani terkait seluk beluk dan manfaat program PSR tersebut.

Untuk diketahui, sepanjang 2025, Disbun Riau mencatat capaian target program PSR hampir menyentuh angka 50% yakni mencapai 5.106 hektare atau sekitar 47 %. Sebagian realisasi bahkan berlanjut hingga tahun 2026 ini.

"Capaian PSR kita jauh di atas rata-rata nasional, yang berkisar di angka 30 persen. Dengan capaian mendekati 50 persen, kinerja PSR dinilai cukup progresif dan bentuk komitmen kita dalam mendorong kelapa sawit berkelanjutan di Riau," tandasnya.***

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS