https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Inovasi

Prabowo: Sawit, Singkong, Tebu Sumber Energi Alternatif untuk Menggantikan Ketergantungan terhadap Impor BBM

Prabowo: Sawit, Singkong, Tebu Sumber Energi Alternatif untuk Menggantikan Ketergantungan terhadap Impor BBM

Karawang, myelaeis.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan ambisi pemerintah untuk mendorong swasembada energi berbasis sektor pertanian. 

Dalam kegiatan Panen Raya di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1), Prabowo menyatakan Indonesia memiliki modal besar untuk tidak hanya mandiri pangan, tetapi juga mandiri bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Prabowo, berbagai komoditas pertanian nasional menyimpan potensi energi yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. 

Prabowo menyebut kelapa sawit, singkong, hingga tebu sebagai sumber energi alternatif yang bisa menggantikan ketergantungan terhadap impor BBM.

“Ternyata dari pertanian kita bisa tidak tergantung bangsa lain, bukan hanya soal makan, tapi juga soal energi,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo menjelaskan, kelapa sawit dapat diolah menjadi bahan bakar solar nabati atau biodiesel, sementara singkong dan tebu berpotensi besar menghasilkan etanol sebagai campuran maupun pengganti bensin. 

Prabowo menilai pemanfaatan energi berbasis pertanian merupakan jalan strategis menuju kemandirian nasional.

“Dari kelapa sawit kita bisa menghasilkan solar, dari singkong kita bisa hasilkan etanol untuk bensin, dari tebu juga kita bisa hasilkan etanol,” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan pemerintah yang tidak lagi memandang sektor pertanian semata sebagai penyedia pangan, melainkan juga sebagai tulang punggung energi nasional. 

Dengan luas lahan pertanian dan perkebunan yang besar, Indonesia dinilai memiliki keunggulan komparatif untuk mengembangkan bioenergi secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung capaian swasembada pangan yang berhasil diraih lebih cepat dari target. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah awalnya memasang target swasembada beras dan pangan dalam waktu empat tahun. 

Namun, berkat kerja keras seluruh pihak, target tersebut tercapai hanya dalam satu tahun.

“Saya beri target empat tahun swasembada beras, swasembada pangan. Saudara berikan satu tahun, kita sudah swasembada,” ucapnya.

Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para petani, penyuluh, serta jajaran pemerintah yang terlibat langsung dalam peningkatan produksi pertanian nasional. 

Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi fondasi kuat untuk melangkah lebih jauh ke arah swasembada energi.***
 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS