https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Ragam

Ada yang Buka Kebun Sawit di Desa Cigobang, Bupati Cirebon Bilang Begini

Ada yang Buka Kebun Sawit di Desa Cigobang, Bupati Cirebon Bilang Begini

Bupati Cirebon, H. Imron. Foto: suaracirebon.com

Cirebon, myelaeis.com – Warga Desa Cigobang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, merasa ditipu setelah mengetahui lahan di perbukitan desa mereka ditanami kelapa sawit. 

Padahal sebelumnya, pengelola menyebut tanaman yang akan ditanam adalah salak. Kecurigaan warga muncul saat bibit tanaman diangkut ke lokasi. 

Saat ditanya, pengelola menyebut bibit tersebut salak. Namun, setelah tanaman mulai tumbuh, warga mendapati fakta bahwa tanaman tersebut adalah kelapa sawit.

“Bilangan awalnya salak, ternyata sawit,” ujar Juju (45), warga Desa Cigobang.

Warga khawatir keberadaan sawit di wilayah perbukitan dapat memicu krisis air dan meningkatkan risiko longsor. 

Pasaleman dikenal sebagai daerah dengan sumber air terbatas sehingga penanaman sawit dinilai tidak sesuai dengan karakter wilayah.

Selain itu, pemilik lahan bernama Casteja (31) mengaku tidak pernah memberikan izin penanaman sawit di lahannya. Ia baru mengetahui lahannya telah dilubangi setelah diminta melakukan pengecekan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon.

“Tidak ada pemberitahuan sama sekali. Tahu-tahu sudah ada lubang untuk tanam sawit,” kata Casteja.

Casteja menyebut luas lahannya sekitar 1,5 hektare, dengan sekitar 1.200 meter persegi di antaranya telah dilubangi. Ia juga mengaku sempat mendapat tawaran kerja sama dari perusahaan pengelola sawit, namun ditolak karena kontraknya dinilai terlalu panjang.

Menanggapi polemik tersebut, Bupati Cirebon H. Imron turun langsung ke lokasi pada Senin (5/1/). Ia menegaskan penanaman sawit di Desa Cigobang dilakukan tanpa izin dan melanggar aturan.

“Ada edaran Gubernur Jawa Barat yang melarang penanaman sawit di wilayah Jawa Barat. Sawit yang sudah ditanam akan dicabut,” tegas Imron.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan, penanaman sawit direncanakan seluas 6,5 hektare. Saat ini, sekitar 2,5 hektare lahan telah tertanami dengan jumlah sekitar 400 batang sawit.

Pemerintah Kabupaten Cirebon memastikan seluruh sawit tersebut akan dicabut dan diganti dengan tanaman yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.***

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS