https://myelaeis.com


Copyright © myelaeis.com
All Right Reserved.
By : Aditya

Berita > Ragam

Hebat! Ditjenbun Raih Dua Penghargaan Bergengsi di 2025

Hebat! Ditjenbun Raih Dua Penghargaan Bergengsi di 2025

Ditjenbun raih dua penghargaan. Foto: Ist

Bogor, myelaeis.com - Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Penghargaan Insan Literasi Pertanian 2025 yang digelar dalam rangkaian Forum Komunikasi Perpustakaan dan Literasi Pertanian di Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BBPLP), Rabu (19/11).

Mengusung tema “Peningkatan Literasi Pertanian untuk Kemandirian dan Swasembada Pangan”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong produktivitas literasi di sektor pertanian sekaligus memberikan apresiasi kepada insan dan lembaga yang berkontribusi aktif.

Dalam ajang tersebut, Ditjenbun berhasil meraih dua penghargaan sekaligus. Penghargaan pertama adalah peringkat ketiga kategori Anugerah Cipta Agro Literasi, yang diberikan kepada instansi lingkup Kementerian Pertanian dengan produktivitas tinggi dalam penerbitan buku pertanian.

Capaian ini menegaskan komitmen Ditjenbun dalam memperkaya referensi dan ilmu pengetahuan bagi pelaku sektor perkebunan dan masyarakat luas.

Selain itu, Ditjenbun juga meraih peringkat kesembilan kategori Anugerah Karya Agro Literasi Populer 2025 untuk buku “Sawit Indonesia dalam Dinamika Pasar Dunia”.

Penghargaan ini diberikan kepada instansi yang karyanya memiliki tingkat akses tertinggi di platform Pertanian Press, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap isu strategis yang diangkat Ditjenbun, khususnya terkait komoditas sawit.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat, menyampaikan bahwa ajang Insan Literasi Pertanian 2025 tidak hanya menjadi momentum apresiasi, tetapi juga bagian penting dalam penguatan budaya literasi di lingkungan Kementerian Pertanian.

“Melalui forum ini, berbagai pihak didorong untuk terus meningkatkan kualitas karya, memperluas jangkauan informasi, serta memperkuat ekosistem pengetahuan sebagai fondasi pembangunan pertanian yang maju dan modern,” ujarnya, dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (20/11).

Roni menambahkan, keberhasilan Ditjen Perkebunan dalam ajang tersebut semakin menegaskan perannya sebagai salah satu motor penggerak literasi sektor perkebunan di Indonesia.

Menurutnya, capaian ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga bukti bahwa kerja-kerja strategis dalam membangun pengetahuan sektor perkebunan terus menunjukkan hasil nyata.

“Melalui karya dan kontribusi yang dihasilkan, kami berharap capaian ini dapat menginspirasi seluruh pegawai dan pemangku kepentingan untuk terus berinovasi, berkarya, dan mendukung terwujudnya kemandirian serta swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Roni menegaskan, literasi bukan hanya soal menulis, membaca, atau mendokumentasikan aktivitas, tetapi juga tentang membangun budaya berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif.

Roni juga berharap keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi generasi muda pertanian untuk berpartisipasi lebih aktif dalam mengembangkan pertanian Indonesia yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi masa depan.***

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS